Sobat konstruksi berniat untuk memulai bisnis rental scaffolding? tapi masih ragu makanya perlu membaca informasi berikut.
Bisnis rental scaffolding saat ini menjadi salah satu model usaha yang menjanjikan dan menguntungkan di industri konstruksi.
Bukan sekadar tren sesaat, tetapi didukung oleh permintaan pasar yang kuat, efisiensi biaya bagi klien, serta aliran pendapatan berkelanjutan dari biaya sewa peralatan.
Kami ini akan menjelaskan secara detail, formal, namun mudah dimengerti mengapa usaha ini layak dipertimbangkan oleh Sobat Konstruksi.
Baca sampai akhir ya!
1. Permintaan Tinggi dari Industri Konstruksi
Pertumbuhan Pasar yang Signifikan
Permintaan scaffolding terus meningkat mengikuti pertumbuhan industri konstruksi global dan lokal.

Data pasar menunjukkan bahwa scaffolding rental market diproyeksikan tumbuh secara konsisten dalam beberapa tahun ke depan, didukung oleh urbanisasi, pembangunan infrastruktur, dan meningkatnya proyek komersial maupun residensial.
Menurut laporan, nilai pasar rental scaffolding global diperkirakan akan meningkat dari sekitar USD 6,0 miliar pada dekade ini (jika dirupiahkan menjadi Rp101,05 triliun) sampai lebih dari USD 14 miliar (Rp235,79 triliun) pada tahun 2035, dengan pertumbuhan tahunan yang stabil didorong oleh kegiatan konstruksi yang terus berkembang.
Rentang Kebutuhan yang Luas
Scaffolding tidak hanya dibutuhkan untuk proyek gedung bertingkat, tetapi juga untuk:
- Renovasi bangunan existing
- Pembangunan infrastruktur seperti jembatan dan jalan
- Pekerjaan tinggi pada proyek industri
- Maintenance dan pengecatan exterior
Semakin kompleks proyek bangunan, semakin tinggi kebutuhan akan jenis perancah berbeda, baik frame, ringlock, tube & clamp, maupun scaffolding specialized.
Pilihan Efisien bagi Kontraktor
Kebanyakan kontraktor lebih memilih menyewa scaffolding daripada membeli karena alasan biaya dan fleksibilitas. Dengan menyewa, mereka mendapatkan:
- Peralatan yang sesuai project needs tanpa investasi besar
- Akses ke jenis scaffolding yang berbeda sesuai proyek
- Tidak perlu memikirkan penyimpanan atau pemeliharaan jangka panjang
Situasi ini mendorong pertumbuhan bisnis rental karena banyak kontraktor memilih untuk beralih dari kepemilikan menjadi penyewa demi mengoptimalkan modal kerja.
2. Investasi Awal Lebih Rendah Dibandingkan Membeli Sendiri
Modal Awal yang Lebih Terjangkau
Memulai bisnis pembelian alat seringkali membutuhkan modal yang besar terutama jika membeli dalam jumlah banyak atau membeli unit baru berkualitas tinggi.
Sementara itu, dalam skema rental, Anda bisa memulai dengan jumlah inventaris yang terbatas namun cukup untuk memenuhi permintaan pasar lokal.
Misalnya, Sobat Konstruksi bisa membeli starter inventory berupa 1 set scaffolding baru yang terdiri dari:
- 2 Mainframe (rangka utama)
- 2 Cross Brace (penopang silang)
- 4 Join Pin (penghubung)
dengan tebal material 1,8 mm asli kualitas K1, yang sudah cukup untuk menangani permintaan sewa dari proyek kecil hingga menengah.
Dan tentunya, ini tersedia ready stock sehingga bisa langsung digunakan untuk memulai bisnis.
Dapatkan Penawaran Harga Terbaik
Konsultasikan kebutuhan scaffolding proyek Anda sekarang. SKJ Scaffolding siap memberikan harga terbaik, spesifikasi jelas, dan dukungan profesional untuk kebutuhan B2B konstruksi.
Minta Penawaran via WhatsApp
Lebih Efisien Daripada Beli Unit Mahal
Jika kontraktor membeli scaffolding sendiri, mereka harus menanggung:
- Biaya pembelian tinggi
- Biaya penyimpanan
- Depresiasi alat
- Biaya perawatan dan perbaikan
Namun sebagai penyedia rental, Anda menghasilkan pendapatan dari biaya sewa berkali-kali dari satu unit alat, sehingga ROI (return on investment) menjadi jauh lebih cepat dan berkelanjutan.
3. Menghasilkan Aliran Pendapatan Berkelanjutan
Model Pendapatan Jangka Panjang
Salah satu keunggulan terbesar bisnis rental scaffolding adalah model pendapatan berulang. Setiap kali alat dipakai oleh kontraktor untuk satu periode proyek, Anda memperoleh cash flow dari biaya sewa. Tidak seperti penjualan langsung yang hanya memberikan satu kali pendapatan, rental memberi pendapatan setiap periode sewa.
Contohnya:
Jika satu set scaffolding disewakan selama beberapa minggu atau bulan, setiap klien akan membayar sesuai durasi penggunaan. Semakin banyak proyek yang berjalan di wilayah Anda, semakin banyak peluang pendapatan yang bisa dihasilkan.
Skalabilitas dan Ekspansi
Saat bisnis sudah berjalan dan modal terkumpul, Anda bisa menambah inventaris scaffold untuk layanan sewa yang lebih besar atau beragam. Seiring permintaan yang meningkat, bisnis rental scaffolding dapat ditingkatkan skala usahanya, yang berarti potensi keuntungan bisa semakin besar.
Ini juga selaras dengan tren pasar umum yang diproyeksikan terus tumbuh karena urbanisasi serta proyek infrastruktur baru di banyak negara.
4. Contoh Studi Kasus: Pertumbuhan Konstruksi dan Sewa Scaffolding
Menurut data dari Market Research Future, industri konstruksi global diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang, dengan permintaan scaffolding yang berhubungan langsung dengan pertumbuhan pembangunan.
Permintaan rental scaffolding dipengaruhi oleh kebijakan keselamatan kerja dan meningkatnya kegiatan konstruksi perumahan, komersial, serta infrastruktur publik.
Penelitian tersebut juga mengidentifikasi bahwa banyak kontraktor lebih memilih menyewa scaffolding karena mampu mengurangi beban pengeluaran modal sekaligus memenuhi persyaratan keselamatan yang semakin ketat di lokasi kerja.
Implikasi untuk bisnis rental:
- Potensi pasar yang besar dan terus meningkat
- Klien yang sensitif terhadap biaya kenyamanan sewa
- Infrastruktur dan proyek kompleks membutuhkan solusi scaffolding fleksibel
Butuh Scaffolding 1 Set Baru?
SKJ menyediakan Scaffolding 1 Set Baru berkualitas untuk konstruksi, siap kirim untuk kebutuhan proyek eceran maupun grosir.
5. Keunggulan Kompetitif Usaha Rental Scaffolding
Bisnis rental scaffolding memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya semakin menarik dan potensial di masa depan:
1. Mekanisme Permintaan yang Stabil
Konstruksi bukan industri musiman seperti pembangunan gedung, renovasi, hingga pemeliharaan terus berjalan sepanjang tahun. Hal ini menciptakan permintaan yang relatif stabil untuk alat scaffolding, baik dalam durasi panjang maupun jangka pendek.
2. Fleksibilitas Inventaris
Sebagai pemilik unit rental, Anda bisa menawarkan berbagai tipe scaffolding sesuai kebutuhan klien misalnya ringlock, frame, mobile, atau tubular scaffolding. Fleksibilitas ini menarik berbagai segmen pelanggan, dari kontraktor besar hingga renovator kecil.
3. Peluang Reseller atau Distributor
Selain rental, Anda juga bisa mengembangkan usaha dengan menjadi reseller/grosir scaffolding — menjual unit baru atau komponen scaffolding ke kontraktor atau penyedia jasa lain. Ini bisa menjadi dua jalur pendapatan sekaligus.
Sebagai contoh, SKJ Scaffolding menyediakan inventory berkualitas K1, termasuk set scaffolding dasar dengan mainframe, cross brace, dan join pin siap pakai.
Siap Jadi Reseller SKJ?
Konsultasikan kebutuhan scaffolding proyek Anda sekarang. SKJ Scaffolding siap memberikan harga terbaik, spesifikasi jelas, dan dukungan profesional untuk kebutuhan B2B konstruksi.
Minta Penawaran via WhatsApp
6. Faktor Pendukung Bisnis Rental Scaffolding
1. Kebutuhan Keselamatan di Lokasi Konstruksi
Semakin ketatnya standar keselamatan kerja dan peraturan konstruksi mendorong kontraktor untuk menggunakan scaffolding yang memenuhi standar, bukan sekadar solusi darurat.
Rental scaffolding profesional dengan peralatan mutakhir memberikan kepastian kepatuhan terhadap standar keselamatan sambil mengurangi tanggung jawab administratif klien.
Standar keselamatan menjadi alasan kuat mengapa perusahaan lebih memilih scaffolding rental yang sudah memenuhi tata aturan kerja yang aman.
2. Efisiensi Biaya bagi Konsumen
Dengan rental, kontraktor menekan alokasi modal besar yang seharusnya dipakai untuk beli peralatan. Ini membuat modal proyek menjadi lebih efisien, tanpa harus terikat oleh inventaris alat yang tidak selalu dipakai dalam jangka panjang.
7. Tantangan dan Cara Mengatasinya
Walaupun menguntungkan, usaha rental scaffolding bukan tanpa tantangan. Beberapa tantangan umum termasuk:
1. Investasi Awal yang Tidak Kecil
Modal awal untuk membeli inventory scaffolding berkualitas bisa signifikan, terutama jika membeli banyak unit. Namun, modal ini bisa kembali dalam bentuk arus kas sewa yang kontinu dan meningkatkan margin keuntungan yang stabil bila dikelola dengan benar.
2. Pemeliharaan Peralatan
Inventory rental harus dirawat dan diperiksa berkala supaya tetap aman dan sesuai standar. Ini adalah biaya operasional yang tidak boleh diabaikan, tetapi dapat ditangani dengan SOP pemeliharaan yang baik.
Penawaran Spesial untuk Sobat Konstruksi
Siap meningkatkan standar keamanan proyek? Tersedia pembelian eceran & grosir.
T170 Pipa Hitam (1.8mm)
- Tinggi 170 cm
- Pipa mild steel
- Ketebalan 1.8mm & 2mm
- 2 Frame, 2 Brace, 4 Join Pin
- Cat celup luar-dalam
T170 Galvanis (1.8mm)
- Tinggi 170 cm
- Lapisan galvanis anti karat
- Ketebalan 1.8mm full
- 2 Frame, 2 Brace, 4 Join Pin
- Tampilan silver
T190 (1.8mm)
- Tinggi 190 cm
- Untuk bangunan bertingkat
- Hitam / Galvanis
- 2 Frame, 2 Brace, 4 Join Pin
- Ruang kerja lebih lega
Rekomendasi Grosir Scaffolding untuk Bisnis Rental Sobat Konstruksi
Untuk memulai usaha atau memperluas inventory scaffolding rental, berikut rekomendasi produk berkualitas dari SKJ Scaffolding.
Konsultasi & Tanya Scaffolding
Butuh rekomendasi scaffolding yang tepat untuk proyek Anda? Tim SKJ Scaffolding siap membantu konsultasi teknis, spesifikasi material, hingga estimasi kebutuhan proyek.
Konsultasi via WhatsApp
Sobat Konstruksi dapat menghubungi tim Customer Service SKJ untuk mendapatkan saran jumlah inventory, konfigurasi yang paling sesuai dengan target pasar Anda, serta dukungan informasi gratis!
Sumber Referensi:
- Credence Research. (n.d.). Construction scaffolding rental market – Growth, future prospects and competitive analysis, 2023 – 2030.
- Market Research Future. (2023, April). Construction scaffolding rental market research report information by type (supported scaffolding, suspended scaffolding and rolling scaffolding), by application (commercial, residential and industrial) and by region (North America, Europe, Asia-Pacific and Rest of the World) – Forecast till 2030.
- Scaffoldzz. (n.d.). The construction market is recovering and the demand for scaffold.


