Dalam dunia konstruksi, scaffold atau perancah adalah struktur sementara yang dirancang untuk mendukung pekerja, peralatan, dan material selama pekerjaan di atas permukaan atau area yang tinggi.
Clamp scaffolding (scaffolding dengan klem) adalah salah satu aksesoris scaffolding yang sangat populer karena fleksibilitas, kekuatan, dan kemudahan perakitannya.
Kami ini akan mengulas secara lengkap apa itu clamp scaffolding, komponen utamanya, fungsi masing-masing bagian, serta contoh studi kasus yang relevan.
Baca sampai habis ya!
1. Pengertian Clamp Scaffolding
Clamp scaffolding adalah jenis perancah yang menggunakan klem atau clamp sebagai alat penghubung utama antara pipa-pipa baja dalam struktur scaffolding.

Clamp ini berfungsi sebagai pengikat yang fleksibel dan kuat, sehingga memungkinkan pipa-pipa scaffolding terhubung dengan berbagai sudut dan konfigurasi sesuai kebutuhan kerja di lapangan. Sistem ini dikenal juga sebagai tube and clamp atau tube and coupler scaffolding dalam banyak literatur teknik.
Dalam sistem ini, pipa baja menjadi struktur utama, sedangkan clamp (klem) menjadi titik koneksi yang menyatukan pipa-pipa tersebut sehingga membentuk rangka stabil tempat pekerja berdiri atau menempatkan material kerja.
2. Komponen Utama Clamp Scaffolding dan Fungsinya
Supaya Sobat Konstruksi memahami struktur sistem ini, berikut komponen penting yang biasa terdapat dalam clamp scaffolding beserta fungsinya.

2.1 Pipa Baja (Steel Pipes)
Pipa baja menjadi komponen utama yang membentuk rangka scaffolding. Pipa ini berfungsi sebagai penopang vertikal maupun horizontal yang menopang beban pekerja dan material. Pipa baja yang berkualitas tinggi akan memastikan keseluruhan struktur memiliki load capacity yang memadai saat digunakan di berbagai kondisi proyek.
2.2 Klem (Clamp / Coupler)
Komponen ini adalah paling penting dalam clamp scaffolding digunakan untuk menyambungkan pipa-pipa scaffold satu sama lain.
Clamp umumnya dibuat dari baja forged atau cast steel sehingga kuat, dan tersedia dalam berbagai jenis sesuai kebutuhan sambungan:
- Right angle clamp untuk menghubungkan pipa pada sudut 90 derajat;
- Swivel clamp yang dapat menghubungkan pipa pada berbagai sudut berbeda;
- Sleeve atau joint clamp untuk menyambungkan pipa secara linear;
- Putlog clamp untuk menahan bagian platform atau papan kerja.
Fungsi utama clamp adalah:
- Mengikat pipa menjadi struktur yang kuat dan kokoh;
- Memberikan fleksibilitas dalam pemasangan pada berbagai sudut;
Menjamin stabilitas dan keamanan struktur selama pekerjaan berlangsung.
2.3 Baut atau Pengikat Tambahan
Baut atau mur sering digunakan bersama clamp untuk mengunci posisi klem dan pipa, sehingga memastikan sambungan tersebut tidak bergeser di bawah beban kerja atau gaya lain seperti getaran atau beban angin.
2.4 Papan Platform (Catwalk / Decking)
Papan platform atau catwalk adalah tempat pijakan pekerja dan juga tempat menaruh alat serta material selama pekerjaan di ketinggian. Papan ini biasanya berupa papan kayu atau decking baja yang dipasang pada rangka pipa yang sudah terhubung dengan clamp.
2.5 Alat Pelindung Tambahan (Guardrail, Toe Board, dll.)
Meskipun bukan bagian dari clamp scaffolding itu sendiri, elemen perlindungan seperti guardrail (pagar pengaman), toe board (papan kaki), serta akses tangga sering dipasang pada struktur tersebut untuk meningkatkan aspek keselamatan bagi pekerja yang berada di atasnya.
Dapatkan Penawaran Harga Terbaik
Konsultasikan kebutuhan scaffolding proyek Anda sekarang. SKJ Scaffolding siap memberikan harga terbaik, spesifikasi jelas, dan dukungan profesional untuk kebutuhan B2B konstruksi.
Minta Penawaran via WhatsApp
3. Fungsi dan Kegunaan Clamp Scaffolding
Clamp scaffolding memiliki beberapa fungsi yang sangat penting di lapangan pekerjaan konstruksi. Berikut ini adalah fungsi utama beserta kegunaannya:
3.1 Menyediakan Platform Kerja yang Aman
Struktur clamp scaffolding memberikan area tempat pekerja berdiri dan bergerak selama tugas konstruksi di ketinggian. Dengan platform yang terbuat dari decking atau papan kerja yang terpasang kuat, pekerjaan seperti pengecatan, pemasangan dinding, maupun inspeksi dapat dilakukan dengan lebih nyaman dan aman.
3.2 Menopang Beban Pekerja dan Material
Dengan sambungan yang benar melalui clamp dan pipa baja yang kuat, struktur scaffolding mampu menopang beban dinamis seperti pekerja, material, dan peralatan kerja tanpa mudah runtuh atau bergeser. Ini adalah fungsi utama dari desain scaffolding sebagai struktur penopang sementara.
3.3 Fleksibilitas dalam Adaptasi Struktur
Clamp scaffolding sangat cocok untuk area kerja dengan bentuk yang tidak beraturan atau design change karena pipa dan clamp dapat dipasang dalam berbagai orientasi. Ini memberikan nilai tambah dibandingkan sistem prefabrikasi yang memiliki titik sambungan tertentu dan kurang fleksibel ketika dihadapkan pada struktur yang kompleks.
3.4 Meningkatkan Keamanan Kerja
Dengan pemasangan clamp yang tepat serta penggunaan deck, guardrail, dan komponen keselamatan lainnya, clamp scaffolding membantu mengurangi risiko kecelakaan seperti jatuh dari ketinggian atau robohnya struktur perancah. Menurut panduan OSHA, struktur tube and clamp scaffold harus dipasang dan digunakan sesuai standar keselamatan yang berlaku.
4. Perbedaan Clamp Mati dan Hidup

1. Clamp Mati (Fixed/Right Angle Coupler)
Clamp mati dirancang untuk mengunci dua pipa perancah agar saling bersilangan dengan sudut tetap 90 derajat.
- Fungsi Utama
Menyambungkan pipa tegak (standard) dengan pipa mendatar (ledger) atau pipa transom.
- Karakteristik
Tidak bisa diputar. Kedua sisinya terkunci secara permanen pada posisi tegak lurus.
- Keunggulan
Memberikan kekuatan struktural yang sangat tinggi karena mencegah pergeseran sudut, sehingga struktur perancah tetap tegak dan stabil.
2. Clamp Hidup (Swivel Coupler)
Clamp hidup memiliki poros di bagian tengahnya yang memungkinkan kedua sisi klem berputar secara bebas.
- Fungsi Utama
Digunakan untuk menyambungkan dua pipa pada sudut yang bervariasi (selain 90 derajat). Paling sering digunakan untuk pemasangan pipa silang/diagonal (bracing).
- Karakteristik
Bisa diputar 360 derajat. Sangat fleksibel untuk menyesuaikan kemiringan pipa.
- Keunggulan
Memungkinkan pemasangan penguat diagonal yang sangat penting untuk mencegah struktur perancah goyang atau miring secara lateral.
Butuh Clamp Scaffolding?
SKJ menyediakan Clamp Scaffolding berkualitas untuk konstruksi, siap kirim untuk kebutuhan proyek eceran maupun grosir.
5. Contoh Studi Kasus dan Data Penelitian
5.1 Studi Kasus: Perilaku Sambungan Tube and Clamp di Bawah Beban Siklik
Sistem scaffold yang mengandalkan clamps sebagai konektor pipa cenderung mengalami fenomena mekanik tertentu ketika mendapat beban lateral seperti angin atau getaran. Sebuah penelitian eksperimental membahas moment-rotation capacities atau kekakuan rotasi sambungan clamp di bawah beban siklik seperti gaya angin atau getaran.
Hasil studi menunjukkan bahwa bola-baut dan kekakuan sambungan sangat mempengaruhi kapasitas struktural keseluruhan scaffold, dimana peningkatan torsi pengencangan pada sambungan clamp dapat secara signifikan meningkatkan kapasitas menahan beban.
Penelitian ilmiah ini menggarisbawahi pentingnya kualitas sambungan clamp dan pemasangan yang benar sebagai kunci keselamatan struktur clamp scaffolding secara keseluruhan.
5.2 Penelitian Kecelakaan Scaffolding
Dalam studi yang diterbitkan oleh CDC, ditemukan bahwa kegagalan koneksi (connection failures) merupakan salah satu penyebab utama insiden serius pada scaffolding, yang berarti bahwa komponen seperti clamp, coupler, dan sambungan lainnya harus dirancang serta dipasang dengan benar untuk mencegah kecelakaan fatal.
6. Kapan Sebaiknya Menggunakan Clamp Scaffolding?
Clamp scaffolding ideal digunakan ketika proyek konstruksi memiliki:
- Bentuk struktur yang kompleks, sehingga memerlukan fleksibilitas konfigurasi pipa;
- Area akses yang tidak rata atau ruang sempit;
- Tingkat adaptasi desain yang tinggi, misalnya renovasi bangunan lama;
- Kebutuhan untuk memodifikasi posisi kerja dengan cepat tanpa pemasangan tetap seperti sistem modular.
7. Rekomendasi Pembelian Clamp Scaffolding di SKJ
Sobat Konstruksi yang membutuhkan clamp berkualitas tinggi dengan, kami merekomendasikan produk clamp dari SKJ Scaffolding yang dirancang khusus untuk penggunaan profesional di berbagai jenis proyek konstruksi.

Dengan material kualitas K1, Sobat Konstruksi mendapatkan standar keselamatan dan performa yang optimal.
Penawaran Spesial untuk Sobat Konstruksi
Siap meningkatkan standar keamanan proyek? Tersedia pembelian eceran & grosir.
T170 Pipa Hitam (1.8mm)
- Tinggi 170 cm
- Pipa mild steel
- Ketebalan 1.8mm & 2mm
- 2 Frame, 2 Brace, 4 Join Pin
- Cat celup luar-dalam
T170 Galvanis (1.8mm)
- Tinggi 170 cm
- Lapisan galvanis anti karat
- Ketebalan 1.8mm full
- 2 Frame, 2 Brace, 4 Join Pin
- Tampilan silver
T190 (1.8mm)
- Tinggi 190 cm
- Untuk bangunan bertingkat
- Hitam / Galvanis
- 2 Frame, 2 Brace, 4 Join Pin
- Ruang kerja lebih lega
Konsultasi gratis dengan tim Customer Service kami untuk menentukan jenis, jumlah, dan konfigurasi scaffolding yang paling sesuai dengan kebutuhan proyek.
Sobat Konstruksi yang sedang merencanakan penggunaan scaffold pada proyek konstruksi, memilih scaffolding berkualitas tinggi dengan clamp yang tepat sangat dianjurkan demi keselamatan dan efisiensi kerja.
Konsultasi & Tanya Scaffolding
Butuh rekomendasi scaffolding yang tepat untuk proyek Anda? Tim SKJ Scaffolding siap membantu konsultasi teknis, spesifikasi material, hingga estimasi kebutuhan proyek.
Konsultasi via WhatsApp
Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tim profesional kami di SKJ, kami siap membantu!
Sumber Referensi:
- Center for Disease Control and Prevention. (2024). Scaffolding safety: Construction safety and health. CDC Stacks.
- Occupational Safety and Health Administration. (n.d.). Scaffolding safety: Fact sheet. U.S. Department of Labor.
- Prabneet, K., & Singh, R. (2020). Structural performance of tube and coupler scaffolding systems: A review. Journal of Constructional Steel Research, 164, 105820.
- Wikipedia. (2024). Tube and clamp scaffold. Wikipedia, The Free Encyclopedia.


