Punya bisnis rental atau Anda seorang kontraktor pemula? punya stok scaffolding banyak tapi kadang merasa gak muat di gudang.
Jika sobat konstruksi merasa begitu, yuk kita belajar menyimpan dan menata scaffolding yang benar di gudang.
Salah satu aspek penting dalam menjalankan bisnis scaffolding baik sebagai reseller, rental, maupun penjual.
Penataan yang tepat tidak hanya memperpanjang umur peralatan, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional, mempermudah pengambilan inventaris, serta mengurangi risiko kerusakan atau kehilangan komponen.
Kami ini akan membahas secara detail, formal, dan mudah dimengerti tentang langkah-langkah menyimpan dan menata scaffolding di gudang dengan efisien.
Simak sampai habis ya!
1. Persiapan dan Pembersihan Sebelum Penyimpanan
Sebelum scaffolding disimpan di gudang, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah pembersihan dan inspeksi menyeluruh agar setiap komponen dalam kondisi layak pakai saat disimpan.

1.1 Bersihkan Semua Komponen
Setelah scaffolding selesai dipakai, semua bagian seperti mainframe, cross brace, joint pin, coupler, dan lainnya harus dibersihkan dari:
- Debu, tanah, atau kotoran proyek
- Bekas semen, cat, atau kontaminan lain
Pembersihan ini penting karena sisa kotoran dapat menjadi media korosi atau merusak permukaan logam jika dibiarkan terlalu lama. Membersihkan komponen juga memudahkan inspeksi detail untuk mendeteksi potensi kerusakan.
1.2 Periksa dan Perbaiki Komponen
Setelah dibersihkan, lakukan pemeriksaan menyeluruh pada setiap bagian. Cari indikasi seperti:
- Karat atau korosi
- Penyok atau bengkok
- Sambungan longgar
- Bagian aus atau retak
Jika ditemukan kerusakan ringan, segera perbaiki atau ganti bagian tersebut dengan baru.
Dapatkan Penawaran Harga Terbaik
Konsultasikan kebutuhan scaffolding proyek Anda sekarang. SKJ Scaffolding siap memberikan harga terbaik, spesifikasi jelas, dan dukungan profesional untuk kebutuhan B2B konstruksi.
Minta Penawaran via WhatsApp
Untuk mencegah kerusakan lebih parah ketika scaffolding digunakan di proyek lain. Menunda perbaikan bisa memicu masalah keselamatan kerja saat scaffold dipasang nanti.
1.3 Pisahkan Komponen Berdasarkan Jenis
Setelah dibersihkan dan diperiksa, kelompokkan komponen sesuai jenis dan fungsinya:
- Mainframe
- Cross brace
- Plank/platform
- Komponen kecil seperti pin, coupler, baut
Pengelompokan ini akan memudahkan proses penyimpanan, pencatatan inventaris, dan pengambilan ketika diperlukan.
2. Penyimpanan di Gudang yang Tepat
Penyimpanan yang benar di gudang sangat menentukan kualitas scaffolding dalam jangka panjang. Gudang yang tidak layak dapat mempercepat korosi, deformasi, kehilangan, atau kerusakan komponen.

2.1 Pilih Lokasi Gudang yang Tepat
Gudang ideal untuk scaffolding harus memenuhi beberapa kriteria:
- Kering dan terlindung dari hujan/sinar matahari langsung
- Memiliki sirkulasi udara yang baik untuk menghindari kelembaban tinggi
- Lokasi strategis yang mudah diakses untuk pergudangan dan pengiriman
Menggunakan gudang indoor akan lebih baik daripada menyimpan di luar ruang, karena dapat melindungi material dari elemen yang dapat mempercepat korosi.
2.2 Kelompokkan Berdasarkan Jenis Komponen
Setelah memilih gudang yang tepat, langkah berikutnya adalah menata scaffolding berdasarkan kategori komponen:
- Mainframe pada rak tertentu
- Braces dan penopang pada rak lain
- Komponen kecil (pin, coupler, baut) dalam kontainer khusus
- Plank atau decking ditata sesuai ukuran
Pengelompokan ini berguna untuk menjaga keteraturan dan mempermudah proses pencarian komponen saat akan digunakan kembali.
2.3 Gunakan Rak atau Tumpukan yang Aman
Inventaris scaffolding seringkali memiliki bobot dan ukuran besar, sehingga harus disimpan di rak atau struktur tumpukan yang kuat dan stabil:
- Rak besi yang kokoh
- Pallet atau penyangga bawah untuk menjaga jarak dari lantai
- Antisipasi beban berat agar rak tidak runtuh atau roboh
Komponen besar seperti frame disimpan di bagian bawah rak, sementara komponen kecil ditempatkan dalam kotak atau kontainer supaya tidak mudah hilang atau tercecer.
2.4 Beri Label yang Jelas pada Setiap Bagian
Label atau tag adalah bagian yang sangat membantu dalam manajemen inventory. Setiap rak atau kontainer harus diberi label yang jelas seperti:
- “Mainframe 2m”
- “Cross Brace 1,8m”
- “Joinpin / Coupler”
Label yang jelas menghemat waktu saat mengambil atau mengecek stok, serta membantu pencatatan yang lebih akurat.
3. Prinsip Penataan yang Efisien
Agar penyimpanan scaffolding di gudang efektif dan rapi, aplikasikan prinsip penataan berikut:
3.1 Jaga Sirkulasi Udara
Sirkulasi udara yang baik dalam gudang mencegah kelembaban berlebih penyebab korosi logam, sehingga komponen tetap kering dan aman.
ISO dan standar peralatan suplai konstruksi menyarankan bahwa ventilasi gudang harus terpenuhi saat menyimpan equipment metal.
3.2 Batasi Jumlah Komponen di Satu Area
Menumpuk terlalu banyak barang di satu area dapat:
- Menyebabkan kerusakan fisik karena tekanan atau benturan
- Memperlambat akses untuk pengambilan barang
Oleh sebab itu, atur batas jumlah tumpukan dan berikan ruang antar rak untuk memudahkan mobilitas.
Butuh Scaffolding 1 Set Baru?
SKJ menyediakan Scaffolding 1 Set Baru berkualitas untuk konstruksi, siap kirim untuk kebutuhan proyek eceran maupun grosir.
4. Contoh Studi Kasus: Penyimpanan Baik vs Tidak Teratur
Sebuah studi dari Storables, tentang kontrol penyimpanan material di lokasi konstruksi menunjukkan bahwa penyimpanan yang tidak tepat dapat menyebabkan:
- Kerusakan pada material akibat paparan udara dan kelembaban
- Keterlambatan proyek karena material tidak ditemukan tepat waktu
- Biaya tambahan untuk penggantian komponen yang hilang atau rusak
Sebaliknya, sistem penyimpanan yang direncanakan dengan baik justru mengurangi pemborosan dan efisiensi kerja meningkat.
Kesimpulannya:
Penyimpanan yang benar ikut menentukan efektivitas penggunaan scaffolding
Inventaris yang teratur meningkatkan produktivitas tim lapangan
Penataan komponen dapat membantu mencegah kesalahan pengiriman atau pemasangan
5. Mengapa Manajemen Gudang yang Baik Penting untuk Bisnis Scaffolding
Bagi Sobat Konstruksi yang mengelola inventory untuk usaha rental atau reseller scaffolding, manajemen gudang yang baik akan membawa berbagai manfaat:
5.1 Menjaga Barang Tetap Layak Pakai
Penyimpanan yang terlindung dari cuaca atau kelembaban akan menjaga kondisi komponen scaffolding tetap prima sehingga aman dan layak dipakai di banyak proyek kemudian hari.
5.2 Mempercepat Operasional Usaha
Inventaris yang teratur memudahkan pengambilan alat saat permintaan sewa datang sehingga usaha Anda dapat memberikan layanan cepat tanpa penundaan.
5.3 Meningkatkan Kepuasan Klien
Client atau kontraktor yang menggunakan jasa rental atau membeli scaffolding akan lebih nyaman ketika mereka melihat alat yang rapi dan terawat yang menunjukkan profesionalisme usaha Anda.
Penawaran Spesial untuk Sobat Konstruksi
Siap meningkatkan standar keamanan proyek? Tersedia pembelian eceran & grosir.
T170 Pipa Hitam (1.8mm)
- Tinggi 170 cm
- Pipa mild steel
- Ketebalan 1.8mm & 2mm
- 2 Frame, 2 Brace, 4 Join Pin
- Cat celup luar-dalam
T170 Galvanis (1.8mm)
- Tinggi 170 cm
- Lapisan galvanis anti karat
- Ketebalan 1.8mm full
- 2 Frame, 2 Brace, 4 Join Pin
- Tampilan silver
T190 (1.8mm)
- Tinggi 190 cm
- Untuk bangunan bertingkat
- Hitam / Galvanis
- 2 Frame, 2 Brace, 4 Join Pin
- Ruang kerja lebih lega
Konsultasi Gratis dengan Tim CS
Sobat Konstruksi juga bisa berkonsultasi gratis dengan tim Customer Service SKJ untuk menentukan jumlah dan konfigurasi inventory yang tepat sesuai kebutuhan usaha rental atau reseller Anda.
Konsultasi & Tanya Scaffolding
Butuh rekomendasi scaffolding yang tepat untuk proyek Anda? Tim SKJ Scaffolding siap membantu konsultasi teknis, spesifikasi material, hingga estimasi kebutuhan proyek.
Konsultasi via WhatsApp
Menyimpan dan menata scaffolding di gudang bukan sekadar menumpuk komponen.
Dengan beberapa cara di atas, inventory scaffolding Anda tetap terjaga, mudah dikelola, dan siap digunakan kapan saja sebuah modal penting bagi usaha scaffold rental atau penjualan yang profesional dan berdaya saing tinggi.
Sobat Konstruksi yang ingin memulai atau memperluas usaha scaffolding, jangan ragu untuk mulai dari inventory berkualitas dari SKJ.
Sumber Referensi:
- Kosun Scaffold. (n.d.). How to store scaffolding materials?
- Pratama, A., & Hermawan, A. (2024). The influence of work environment and safety culture on employee performance in the construction industry. Business and Economy, 3(1).
- Storables. (n.d.). How to store scaffolding: A comprehensive guide.
- World Construction Today. (2023). 10 best practices in construction equipment storage.


